Kalo 2500, Boleh Pake Teh Manis Ngga?


Chatting dengan eks-kolega waktu di Indonesia, jadi inget istilah Manager 2500.
Waktu itu saya join dengan start-up company (hanya 4-5 orang staff), biasa namanya juga start-up, banyak mimpi-mimpi dan janji-janji muluk dari para pendirinya. Join dengan perusahaan start-up ini termasuk keputusan besar, karena saya resign dari pekerjaan yang udah stabil di perusahaan lain.

Ditunjuklah saya (karena ngga ada orang lain lagi kali ya) menjadi seorang Manager.
Hebat ya? Ngga. Jangan bayangin manager di perusahaan Indonesia yang besar, atau bahkan perusahaan multinasional. Ini perusahaan start-up.

Nah, karena jadi manager, harus punya anak buah dong (kalo ngga, terus me-manage siapa?), akhirnya ditunjuklah satu orang untuk jadi asisten manager.
Karena kesibukan sebagai manager (atau sok sibuk), sering saya ngga sempet untuk ‘turun’ makan siang. Akhirnya, sering saya nitip untuk beliin makanan ke asisten manager. Nah, istilah (atau ledekan) manager 2500 muncul , karena budget makan saya hanya 2500 perak, hahaha. Jadi tiap saya titip makanan, pasti pesan saya hanya : “Inget ya, 2500 perak, ngga lebih..”.
Ada lagi satu pertanyaan yang hampir selalu saya tambahin : “Kalo 2500, boleh pake teh manis ngga?”, dengan harapan suatu saat memang dengan 2500 perak bisa pake teh manis.

Apa akhirnya bisa? Ngga. Tapi, saya mencoba untuk bersikap selalu mencoba keberuntungan. Hey, siapa yang tau kita sedang beruntung atau tiba-tiba nasib berpihak pada kita.

Banyak diantara kita ngga mau atau ngga berani ‘menantang’ keberuntungan (bukan berjudi ya).
Sedikit yang mau dan berani mencoba untuk mendapatkan sesuatu walaupun kita ngga tau hasilnya seperti apa.
Apa kita bakal tau hasil dari segala sesuatu? Ngga. Siapa sih yang bisa tau masa depan.
Nah, kalo seperti itu, kenapa kita ngga mau atau ngga berani mencoba sesuatu?

Jadi inget satu quote :

“lebih baik mencoba dan gagal, daripada tidak pernah mencoba sama sekali”.

Hidup di dunia hanya sekali. Kesempatan yang anda dapat juga (mungkin) hanya sekali. Jadi, kenapa ngga berani untuk mencoba?

What do you think?

Salam Insan Super!!!
Borrys

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s