Penghargaan (Award) Untuk Orang Paling Capek Di Dunia


Kalo ada penghargaan (award) untuk “Orang Paling Capek di Dunia”, ngga kebayang betapa banyak orang yang mencalonkan diri atau malah berebut untuk mendapatkannya.

“Saya capek kerja,ngga liat apa saya kerja dari Senin sampai Jum’at, jam 8 sampai 8 lagi?”.
“Saya capek mengurus semua urusan rumah.”
“Bapak terlalu capek, nak. Coba ajak abangmu maen.”
“Capek abis kuliah, Bu. Minta tolong pembantu aja dong.”
“Saya capek, semua urusan kantor dilimpahkan ke saya, seakan-akan saya manusia super.” (Hey, kalo kita dianggep manusia super, itu hebat bukan? Artinya kita penting untuk perusahaan, paling ngga itu pendapat saya pribadi).

Daftar capeknya terus bertambah, dengan bermacam-macam variasi.
Tapi, kalo kita hidup di dunia, kapan ngga ada capek nya ya? Kalo kita masih hidup, rasa capek pasti ada bukan? Bahkan orang yang kerjanya hanya tidur seharian pun (mungkin) capek tidur terus.

Why should you care of being tired? Bahkan anak saya yang umur 1 tahun pun capek karena seharian merangkak kesana-kemari, mencoba jalan dan jatuh berkali-kali.

Capek. Capek. Capek.

Semua capek, tapi yang jadi pembeda adalah apa kita menjalani capek itu dengan happy atau ngga, dengan fun atau ngga, dengan bersyukur atau ngga.

Kalo udah seperti itu, apa masih perlu menggunakan ‘capek’ sebagai bahan keluhan?

What do you think?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

4 tanggapan untuk “Penghargaan (Award) Untuk Orang Paling Capek Di Dunia”

  1. huhuyy.. rasa capek itu penting, menunjukkan batas diperlukannya istirahat untuk dapat lebih produktif lagi. Sayang kebanyakan orang melihat sisi lainnya.. untuk berhenti..

    1. Betul Pak Priadi. Satu hal bisa berguna utk hal positif, tapi juga bisa berguna utk hal negatif, tergantung apa yang ada di pikiran kita. Semoga Anda termasuk yang menggunakan capek untuk lebih produktif lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s