Jika Ingin Didengar Tapi Suara Anda Ngga Sekeras Singa


Jika Anda berada di tengah 1500 orang, bagaimana cara supaya Anda bisa didengar? Berteriak?
Kecuali anda memiliki suara sekeras singa, cara yang paling efektif adalah menggunakan speaker.
Di jaman internet seperti sekarang, ada speaker bentuk lain yang bisa anda gunakan dengan lebih efektif : e-mail. Saya punya satu cerita tentang menggunakan e-mail sebagai speaker.

Tahun 2008. Saya merasakan penolakan terang-terangan. Suatu perusahaan mencari 3 orang yang ahli di bidang ‘Usability, Interaction, & Experience Design’ (jika anda bingung dengan bidang apa ini, jangan peduli dengan term yang digunakan), dan saya dianggap ngga memenuhi syarat oleh direkturnya yang orang Eropa.

Tapi 2 bulan kemudian, saya diterima di perusahaan itu, tapi di department lain : Product Development.
Sebulan bergabung di Product Development, pikiran saya ngga tenang. Kenapa? Karena pengalaman dan keahlian yang saya miliki, menurut saya bisa lebih berguna di department yang menolak saya di awal.
Saya punya keyakinan diri, dan percaya bahwa tempat saya bukan di Product Development. Tapi si orang Eropa udah menilai saya ngga memenuhi syarat.

Jadi, apa yang saya lakukan kemudian?
Saat itu ada salah satu proyek besar, renovasi habis-habisan salah satu produk penting. Produk udah di launch besar-besaran. Tapi saya perhatikan, banyak hal yang bisa diperbaiki.
Akhirnya, saya menulis analisa sebanyak 30 halaman tentang produk tersebut, dan bagaimana produk tersebut bisa dibuat jauh lebih baik dari sisi ‘Usability, Interaction, & Experience Design’. Setelah analisa 30 halaman itu jadi, saya gunakan speaker yang efektif : e-mail!
Saya kirim analisa saya ke beberapa kepala divisi, departemen, dan grup. Ini bisa dibilang mirip bunuh diri karir. Kalo analisa saya jelek, ngga kebayang apa yang bakal terjadi dengan saya.

Setelah 1 minggu, belum ada respon. Deg-deg an. Minggu ke-2, belum juga ada respon. Makin deg-deg an. Akhirnya di awal minggu ke-3, ada respon, langsung dari direktur Eropa (yang menolak saya dulu) : “This is a great analysis. I knew there’s something wrong with the product, but I couldn’t tell what it is.” (Ini adalah analisa yang hebat. Saya tahu ada sesuatu yang salah dengan produk itu, tapi saya ngga bisa bilang apa yang salah).

Hasilnya? Saya diminta pindah ke department yang awalnya menolak saya karena dianggap ngga memenuhi syarat. Bahkan jika ada rapat bersama grup dari negara lain, si orang Eropa tersebut akan memperkenalkan saya sebagai salah satu ‘ahli’ di departemennya.

Jika anda melakukan hal yang biasa di hidup ini, dengan cara yang ‘ngga biasa’, anda akan mengendalikan perhatian dari seluruh dunia.-George Washington Carver-

Jadi, kalo Anda mau didengar dan menarik perhatian orang, gunakan e-mail sebagai speaker. Menghemat energi suara dan hasilnya bisa jadi sangat mengejutkan.

ps. Tapi jangan lupa pastikan isi e-mailnya sempurna, periksa 10 kali dulu sebelum anda kirim. Jangan sampai ada salah penulisan. Setiap detail kecil sangat menentukan.

Bagaimana menurut anda?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

6 tanggapan untuk “Jika Ingin Didengar Tapi Suara Anda Ngga Sekeras Singa”

  1. Sebuah contoh simple dan sangat mengena yg sanggup menjelaskan setiap detail aspek kalimat dari George Washington Carver..
    kalau dalam istilah agama, anda benar-benar sudah ma’rifat dalam memahami kalimat Mr Carver.

  2. kalau keyakinan akan kebenaran mutlak sudah ditangan ini bukan bunuh diri , tapi itu mah mendongkel prestasi bung borrys ! bravo . teu percuma boga murid pinter teh !

  3. @kang enda
    Kang Enda, Kebenaran mutlak kan hanya Tuhan yang tau, kalo kebenaran manusia itu relatif, tiap orang beda-beda comment nya.
    Thx Kang, seperti pepatah ya : “Guru kencing berdiri, Murid kencing di WC” (jadi muridnya lebih pinter kan?)
    Salam Insan Super!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s