Salah Satu Salesman Terbaik Ada Di Bawah Hidung Anda

Apakah anda seorang karyawan, pebisnis, atau di kehidupan sehari-hari sekalipun, kemampuan menjual itu penting.

Sebagai karyawan, anda menjual ide atau usulan, dan pembelinya adalah rekan kerja atau bos anda.

Jika anda seorang bapak, anda juga ‘menjual’ pikiran anda, dan anak anda ‘membeli’ nya. Misalnya anda ingin mendidik anak anda untuk membiasakan diri teratur, meletakkan barang pada tempatnya. Anda harus berusaha ‘menjual’ ide/pikiran bahwa teratur itu baik untuk diri mereka sendiri, dan jika anak anda ‘membeli’ pikiran tersebut, mereka akan melaksanakan hal tersebut, meletakkan barang pada tempatnya.

Untuk pebisnis, menjual lebih jelas lagi. Anda menjual barang atau jasa kepada pelanggan.

“Setiap orang hidup dengan menjual sesuatu.” -Robert Louis Stevenson-

Bagaimana anda bisa belajar menjadi penjual/salesman yang baik? Cara paling efektif, adalah belajar langsung dari salesman terbaik. Dimana anda bisa menemukan salesman terbaik?

Ini pengalaman saya dengan anak-anak di toko mainan.

Dari awal, saya udah bilang ke diri sendiri, bahwa hari itu ngga ada beli mainan, hanya jalan-jalan dan makan siang. Tapi, semuanya dimulai ketika anak-anak berkata : “ Abi, boleh ya nanti liat ke Toys R Us sebentar aja?” Saya berpikir sebentar, hmm kalo liat-liat aja, kenapa ngga. “Boleh aja, sebentar ya?” kata saya.
Kemudian anak laki-laki dan anak perempuan saya menunjukkan muka yang ceria, dan melompat-lompat kecil dengan bersemangat dan bahagia.

Di toko mainan, mereka bakal membawa beberapa mainan, dan dengan antusias menunjukkan ke saya, apa aja yang bisa dilakukan dengan mainan itu, dari mulai robot transformer sampai boneka yang bisa menangis.

Kemudian, muncul bagian yang udah saya duga. “Abi, boleh ya beli mainan ini? Bagus banget loh, liat – bisa ini itu.” Reaksi pertama saya, otomatis nolak. “Ngga, ngga ada beli mainan. Hari ini kita cuman jalan-jalan dan makan aja.”
Kemudian mereka pergi dan meletakkan mainan tadi. Tapi kurang dari semenit, mereka muncul lagi dengan muka bersemangat, dan berkata “Abi, ini ada mainan lain, bisa ini itu juga, tapi harganya lebih murah loh.” Dan mereka terlihat antusias mengutak-utik mainan tersebut. Penasaran dengan antusiasme mereka, saya pun ikut mengutak-utik mainan tersebut. Kemudian mereka berkata : “Boleh beli ya, Abi. Mainannya bagus, tapi harganya ngga mahal.”

Yang terjadi kemudian, saya membelikan mainan itu. Padahal dari awal, saya udah berkata bahwa ngga ada mainan untuk hari itu. Anak-anak itu berhasil menjual, dan saya membelinya.

Hari itu, saya belajar cara menjual dari salah satu salesman terbaik yang ternyata ada dibawah hidung saya : anak-anak.

Anak-anak itu memiliki ciri yang sama dengan penjual/salesman terbaik : pertama – mereka bisa menularkan antusiasme, dan kedua – mereka bisa mengkomunikasikan diri mereka dengan baik.

“Ngga ada hal hebat yang pernah tercapai tanpa antusiasme.”-Ralph Waldo Emerson-

Sebelum menjual, anda harus memiliki antusiasme terhadap apa yang anda jual/tawarkan. Jika anda ngga bersemangat dan males-malesan dalam menawarkan sesuatu, apa menurut anda orang lain akan berpikir bahwa tawaran anda layak dibeli? Seberapa besar anda percaya kepada ide/produk/layanan yang anda tawarkan, berpengaruh terhadap antusiasme anda saat menjual.

Anda juga harus bisa mengkomunikasikan tawaran anda dengan baik. Cara berkomunikasi bisa berbeda-beda untuk orang yang berbeda. Barang yang ditawarkan bisa sama, tapi bahasa yang digunakan bisa berbeda, bergantung pada siapa anda menawarkan barang tersebut. Dan belajar dari salesman terbaik, anda harus menawarkan sesuatu dengan cara bertahap. Ibarat memberi makan, jangan beri lebih dari yang bisa dikunyah, atau orang tersebut bisa muntah. Tawarkan hal-hal dasar dulu, kemudian setelah pembeli membeli hal-hal dasar, baru tawarkan hal-hal lain yang bisa memberi nilai tambah.

Coba kerjakan dua hal sederhana tersebut : antusiasme dan komunikasi, dan lihat seberapa baik penjualan anda nantinya.

Bagaimana menurut anda?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s