11 Pemain Dan Hanya 1 Gawang

Saya dapet pertanyaan dari seorang teman : “Bagaimana menyatukan pemikiran, pandangan, pendapat, dan prinsip setiap orang?”
Kalo bicara tentang perbedaan pikiran setiap orang, kakek saya pernah berkata : “Jika ada 10 orang berkumpul, maka akan ada 10 macam kebenaran.”
Hampir ngga mungkin menyatukan pemikiran, pendapat, dan prinsip setiap orang.

Jika ada 10 orang berkumpul, maka akan ada 10 macam kebenaran.

Apa berarti kita ngga bisa menyatukan orang? Kenyataan berkata sebaliknya. Orang-orang yang berbeda itu bisa disatukan. Gimana caranya? Salah satunya, dengan menyatukan Goal/Tujuan.
Ibarat maen sepakbola (kebetulan lagi World Cup 🙂 ), gawang yang dituju hanya satu, tapi posisi tiap orang berbeda-beda, dan tiap orang pun punya motivasi yang berbeda saat bermain untuk menang : ada yang mencari duit, ada yang lebih mencari kemasyuran, ada yang berharap dilirik club bola papan atas, dll. Tapi sekali lagi, Goal/gawang yang dituju hanya satu.

Jadi, salah satu cara yang bisa menyatukan orang dengan pemikiran, pendapat, dan prinsip yang berbeda, adalah dengan menyamakan Goal/Tujuan.

Di tempat kerja, si A lebih suka melakukan sesuatu dengan cara X, tapi anda pribadi sebenernya lebih suka dengan cara Y. Selama tujuan yang hendak dicapai sama dan ngga mempengaruhi waktu/biaya pengerjaan, kenapa ngga membiarkan si A menggunakan cara X?
Demikian juga di rumah, di sekolah, di manapun. Setiap orang punya cara, pemikiran, dan gaya masing-masing.

Jangan memaksa orang untuk berpikir, berpendapat, dan berprinsip seperti anda, karena mereka memang bukan anda. Diskusikan apa yang bisa dicapai bersama-sama. Justru keberagaman sifat, pemikiran, dan pendapat akan menambah kesempurnaan dalam mencapai tujuan tersebut.

Bagaimana menurut anda?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

2 tanggapan untuk “11 Pemain Dan Hanya 1 Gawang”

  1. thats right,,,prinsip, pemikiran, pendapat tiap org berbeda-beda.
    karna pd hakikatnya q bkn dia, dia bkn q, dan mereka bkn kt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s