Saat Terbaik Untuk Menutup Mulut, Maka Ini Salah Satunya…

“Memang nasib menjadi anak, kita ngga bisa memilih orangtua kita…,” kata-kata itu keluar dari mulut seorang teman, saat dia bercerita tentang hubungannya dengan ibunya, yang dia anggap ngga berjalan dengan baik. Komunikasi ngga berjalan dengan baik, setiap bertemu pasti ada adu mulutnya, dan 1001 macam kejadian lain, yang membuat keadaan runyam.

Salahkan pernyataan teman saya, bahwa nasib anak ngga bisa memilih orangtua, memilih oleh siapa kita dilahirkan? Ngga, dia ngga salah.
Benar bahwa kita sebagai anak, ngga bisa memilih orangtua kita. Tapi jika anda berpikiran sama dengan teman saya tersebut, saya mau mengingatkan anda satu hal : Tuhan lah yang memilih orangtua tersebut untuk anda. Dan Dia pasti memiliki alasan yang kuat untuk memilih manusia tersebut untuk menjadi orangtua anda.

“Jika anda menutup mulut anda, ngga bakal ada lalat yang masuk.”
– Peribahasa Spanyol –

Saya ngga bicara panjang lebar ke teman saya itu. Saya ngga menasehati dari A sampai Z, tentang bagaimana seharusnya bersikap kepada orangtua, dan menjadikan saya seolah-olah manusia suci yang ngga pernah berbuat salah kepada orangtua.
Tapi, jika saya hanya punya waktu 10 detik sebelum saya mati, dan seseorang meminta saran tentang bagaimana bersikap ke orangtua, saya akan berkata : “Jika ada saat terbaik untuk menutup mulut, maka ini salah satunya. Jangan suka membantah saat orangtua berbicara atau menasehati.”

Butuh kemauan yang keras dan kesabaran untuk menahan ego. Untuk tidak berbicara. Untuk menutup mulut anda.

Berapa lama anda bakal hidup didunia ini? Berapa lama orangtua anda bakal hidup didunia ini? Jika anda menganggap waktu berjalan lambat, saya minta anda berhenti sejenak, ingat berapa umur anda sekarang, dan coba pikir kembali seberapa cepat waktu berlalu.
Apa anda ngga merasa rugi, menjalani waktu yang sangat singkat ini, dengan sikap yang buruk kepada orangtua anda?

Jika sampai orangtua anda meninggal, saya jamin bahwa hal pertama yang anda sesali adalah sikap anda yang buruk kepada orangtua. Tapi kenapa harus menunggu sampai orangtua meninggal, jika sekarang anda bisa menciptakan keadaan yang bahagia dengan merubah sikap anda yang buruk?
Bagaimana jika dimulai dengan belajar menutup mulut?

Bagaimana menurut anda?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

2 tanggapan untuk “Saat Terbaik Untuk Menutup Mulut, Maka Ini Salah Satunya…”

  1. Iya boris, betul bangett. Kalopun tutup mulut, masih manyun 🙂 Tapi emg harussss belajar berbakti thd org tua kita especially ‘mommy’. Butuh kemauan yang keras dan kesabaran untuk menahan ego. Untuk tidak berbicara. Untuk menutup mulut anda. <——- benerrr bangetttt. Jika sampai orangtua anda meninggal, saya jamin bahwa hal pertama yang anda sesali adalah sikap anda yang buruk kepada orangtua. <——— benerrr bangetttt juga! Hiks, jadi sedih 😦 Dari pengalaman pribadi yg aq alami, kalo imanku lg naik (kalo lg taat) bisa bersabar dan ikhlas, bisa control my ego. Tp iman naik turun, kl iman lagi turun, manyun2 n merengut2 deh, ga sabar ngadepin ortu. But emg bener banget, ada perasaan/pikiran, kl sampe ortu kita pass away, sedihh bangettt belum bisa jadi anak yg 'bener dan baik' 😦 Mudah2an sebelum terlambat, kita bisa jadi anak yg 'nglega-in' ortu kita *try to smile*. Mudah2an ortu kita dikasih panjang umur, kesehatan, kekuatan, kesabaran dan selalu dikasih keselamatan dan kebaikan lahir batin, dunia akhirat, jasmani rohani, amiiinnn 🙂

    1. Suatu sifat, bisa jadi sesuatu yang melekat, dan dinamakan karakter.
      Karakter ini ibarat olahraga, harus dilatih dan diasah terus, sehingga kita makin jago dan sehat.
      Nah, kalo udah dilatih terus, bersikap yg baik kepada orangtua, maka keadaan gimanapun, tetep bisa bersikap baik, karena udah jadi karakter.
      Smg apa yang didoain sama Sari, bisa terkabul ya. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s