Jangan Teriak Merdeka

Hal yang udah jadi kebiasaan, kalo setiap tanggal 17 Agustus, kata ‘Merdeka!’ bakal jadi kata yang paling sering diucapkan.
Saya pikir, kenapa kita masih meneriakkan ‘Merdeka!’, padahal kita udah merdeka 65 taun yang lalu?

Saya jadi inget satu tugu yang ada di Taman Makam Pahlawan Cikutra – Bandung, tempat kakek saya dimakamkan.
Di satu tugu, ada tulisan yang sampai sekarang ngga bisa saya lupakan :
“Teruskan perjuangan, kami telah beri apa yang kami punya.”

Para pahlawan yang lebih mementingkan Indonesia diatas segalanya : nyawa mereka, keluarga mereka, harta mereka; meminta agar kita meneruskan perjuangan, bukannya terjebak pada kejayaan masa lalu, bukan hanya sekedar memperingati 17 Agustus dengan lomba balap karung dan makan krupuk, atau acara band semalam suntuk, bukan hanya sekedar upacara dan hening sejenak.

Setelah tinggal bertaun-taun di luar Indonesia, mimpi agar Indonesia bisa lebih baik itu makin besar. Rasanya miris tiap kali melihat atau merasakan kenyamanan yang ngga bisa ditemui di negara sendiri. Miris melihat makmurnya rakyat negara lain, sementara di Indonesia setiap hari banyak orang mati karena kelaparan, bahkan sampai membunuh keluarga dan dirinya sendiri karena ngga kuat menahan beban ekonomi.

Untuk memulai langkah ke arah Indonesia yang lebih baik, bagaimana jika teriakkan ‘Merdeka!’ diganti dengan ‘Bangkitlah Indonesia ku’?

(Ditulis diatas kereta yang nyaman di negara orang, dimana saya bisa duduk tenang menggunakan iPhone).

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s