Tolong Tahan Liftnya

Beberapa kali saya terlewat lift yang pintunya baru aja menutup. Walaupun orang didalam lift sempat melihat saya setengah berlari mengejar lift, tapi ngga ada yang menekan tombol ‘open’.

Rasanya ada beberapa sebab kenapa mereka ngga menekan tombol ‘open’ :

  1. Ngga punya refleks yang baik. Walaupun mata udah melihat saya, dan pikiran mengatakan ‘ada yang mengejar lift’, tapi koordinasi otak dengan tangannya kurang baik sehingga tangannya ngga refleks bergerak cepat untuk menekan tombol ‘open’.
  2. Pengen cepet-cepet sampai ke lantai tujuannya, dan berpikir bahwa menunggu saya akan memakan sekitar 5-10 detik waktunya.
  3. Membatasi pandangan hanya pada jarak 1 meter didepan matanya.

“Lift menuju sukses selalu rusak. Anda harus menaiki tangga, langkah demi langkah.” – Joe Girard –

Sekarang, coba bayangkan kebalikan dari sebab yang saya sebutkan diatas :

  1. Anda memiliki refleks yang baik, koordinasi antara otak dan tangan yang baik.
  2. Anda menghindari sikap egois, dengan mengorbankan hanya 5-10 detik waktu anda (dalam sehari anda punya 86,400 detik).
  3. Anda belajar peduli pada sekitar, belajar melihat keadaan sekitar, dan dengan melihat sekitar anda bahkan bisa mendapat banyak inspirasi untuk ide-ide.

Ternyata, dari kegiatan sepele ‘Menahan Lift’, banyak manfaat yang bisa anda dapat : refleks yang baik, menekan sikap egois, dan belajar memperhatikan lingkungan.

Bagaimana menurut anda?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s