Makan Memang Penting, Tapi Yang Ini Lebih Penting Lagi

“Gimana kerjaan?” tanya saya ke seorang rekan kerja. “Ok aja. Hari ini lembur,” jawab dia.
“Tapi enjoy kan?” tanya saya lagi.
“Ya enjoy aja, asal digaji. Asal bisa makan,” jawab rekan tersebut sambil kembali ke meja kerjanya.

Asal digaji dan bisa makan? Keliatannya suatu prinsip yang sederhana, ga ngotot, dan keliatan seperti manusia yang bersyukur.
Tapi jangan tertipu dengan prinsip yang tampaknya sederhana ini.
Kenapa?
Karena ini prinsip yang berbahaya. Lebih berbahaya daripada duduk diatas beruang kutub raksasa.
Jika duduk diatas beruang kutub raksasa berbahaya untuk fisik anda, maka prinsip ‘asal digaji bisa makan’ berbahaya untuk jiwa dan mental anda.

Saya mau mengandaikan jawaban lain dari rekan tersebut. Saat ditanya “Tapi enjoy kan?”, dia menjawab “Alhamdulillah enjoy, saya seneng membantu menyelesaikan masalah orang lain, dan saya bisa belajar banyak hal setiap harinya.”

Apa perbedaan antara kedua jawaban tersebut?
Perbedaannya adalah di tujuan. Tujuan berhubungan dengan seberapa jauh anda akan melangkah. Tujuan berhubungan dengan seberapa besar anda akan berkembang.
Jawaban pertama, tujuannya hanya dapat gaji dan bisa makan. Titik.
Jawaban kedua, tujuannya adalah membantu orang lain dan belajar banyak hal setiap harinya.

Jika duduk diatas beruang kutub raksasa berbahaya untuk fisik anda, maka prinsip ‘asal digaji bisa makan’ berbahaya untuk jiwa dan mental anda.

Membatasi tujuan, sama dengan memberi rantai pada jiwa dan mental anda. Saya bisa berkata dengan yakin, bahwa prinsip ‘asal digaji asal bisa makan’, ngga akan membawa anda jauh dari tempat anda sekarang.
Apa prinsip itu akan membuat anda memberikan yang terbaik? Mungkin. Tapi kenapa ambil resiko jika anda bisa membiarkan jiwa dan mental anda bebas?
Apa prinsip itu akan membuat anda berusaha lebih baik dari hari kehari, berusaha mengembangkan ilmu, dan memaksimalkan potensi diri? Saya ragu tentang hal itu.
Jangan jadikan uang dan asal makan sebagai tujuan. Makan itu salah satu sarana untuk anda mencapai tujuan, dan uang adalah efek sampingnya jika anda semakin berkembang dalam ilmu dan memaksimalkan potensi diri.

Google, perusahaan nomer satu untuk ‘search engine’ didirikan dengan ide yang sederhana : membuat mesin pencari yang lebih baik dan lebih berguna untuk orang lain.
Sebelum mereka sukses, salah satu pendirinya, Larry Page, saat ditanya oleh seorang Professor tentang bagaimana mereka bakal menghasilkan uang dari mesin pencari mereka, menjawab : “Kita pikir hal itu nanti.”
Kita pikir hal itu nanti. Dan tujuan mereka hanya membuat sesuatu yang lebih baik dan lebih berguna untuk orang lain.

Mungkin aneh rasanya jika anda bekerja bukan untuk uang, karena kebanyakan orang seperti itu. Tapi jika anda memiliki kemungkinan untuk melipatgandakan pendapatan anda, dengan mengganti tujuan anda, apa anda mau mencobanya?

Bagaimana menurut anda?

Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s