Waktu Yang Kita Miliki Terlalu Singkat Untuk Berdebat Panjang

Hampir semua orang setuju bahwa waktu yang kita miliki sangat singkat. Setiap orang diberi waktu yang sama setiap harinya, 24 jam, tapi banyak yang merasa tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan banyak hal. Bisa menghemat waktu adalah suatu hal yang berharga, dan membuang-buang waktu adalah suatu hal yang merugikan.

Salah satu kegiatan yang sering membuang waktu adalah berdebat, terutama berdebat dengan alasan hanya untuk berdebat. Saya pernah ditanya oleh salah seorang kolega setelah melihat saya shalat: “Apa buktinya bahwa kehidupan setelah mati itu ada?” Saya bertanya balik: “Apa buktinya bahwa kehidupan setelah mati itu TIDAK ada? Dia pun bingung menjawab pertanyaan saya. Ini salah satu cara menandakan jika sesuatu hal itu akan memakan waktu, dan mungkin membuang waktu jika dibahas: dengan bertanya balik dan mempertanyakan asumsi dari yang bertanya/berkomentar. Jika orang yang bertanya/berkomentar tidak bisa menjawab atau kebingungan, lebih baik kita mengerjakan dan memikirkan hal lain. Ini juga jadi pelajaran buat diri kita sendiri, supaya tidak membuang waktu orang lain. Jika ingin berkomentar, sediakan juga solusinya, jangan hanya berkomentar untuk mengundang debat yang tidak ada habisnya. Waktu yang kita miliki terlalu singkat untuk berdebat panjang.

Iklan

Diterbitkan oleh

Borrys Hasian

UX Designer. Simplicity. Improving people's lives, one interface at a time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s