Hati-Hati Dengan Pengemis Yang Menawari Anda Uang

Salah satu yang membuat hal menjadi dewasa itu ngga menyenangkan, adalah anda disadarkan bahwa ngga semua orang itu baik. Ada, kalo bukan dikatakan banyak, orang-orang yang akan selalu mengambil keuntungan dari anda.
Saya pernah punya pengalaman dengan orang yang seperti ini.

Satu waktu, teman kantor saya bilang bahwa ada seseorang yang sedang mencari ide untuk membuka perusahaan yang bergerak dibidang Content Provider layanan selular. Teman saya menyarankan agar saya bertemu dengan orang tersebut, siapa tau bisa bekerjasama dan tumbuh besar.
Tawaran ini terlihat menarik dan pas sekali dengan situasi saat itu, karena sebelumnya saya udah punya banyak ide tentang membuka bisnis sendiri, dan jenis produk apa yang bisa dibuat. Semua ide tersebuat saya tuangkan dalam beberapa halaman presentasi.

Setelah saya bertemu dengan orang tersebut, dia meminta file presentasi yang udah saya buat. Tanpa perasaan curiga, saya beri file tersebut, malah saya tambah beberapa ide lagi di presentasi itu.
Orang itu berjanji, bahwa kalo sampai ide saya dipakai, saya akan direkrut sebagai konsultan, malah bisa mendapat sebagian saham perusahaan.

Selesai rapat, saya keluar dengan senyum gembira, merasa bahwa ide-ide saya bisa mendapat tempat di dunia ini, untuk di implementasikan di dunia nyata, malah saya akan mendapat keuntungan dari ide-ide tersebut.

Hati-hati dengan pengemis yang menawari anda uang. -Borrys Hasian-

Saya bermimpi, dan bermimpi…sampai suatu hari, Lanjutkan membaca Hati-Hati Dengan Pengemis Yang Menawari Anda Uang

Iklan

Salah Satu Salesman Terbaik Ada Di Bawah Hidung Anda

Apakah anda seorang karyawan, pebisnis, atau di kehidupan sehari-hari sekalipun, kemampuan menjual itu penting.

Sebagai karyawan, anda menjual ide atau usulan, dan pembelinya adalah rekan kerja atau bos anda.

Jika anda seorang bapak, anda juga ‘menjual’ pikiran anda, dan anak anda ‘membeli’ nya. Misalnya anda ingin mendidik anak anda untuk membiasakan diri teratur, meletakkan barang pada tempatnya. Anda harus berusaha ‘menjual’ ide/pikiran bahwa teratur itu baik untuk diri mereka sendiri, dan jika anak anda ‘membeli’ pikiran tersebut, mereka akan melaksanakan hal tersebut, meletakkan barang pada tempatnya.

Untuk pebisnis, menjual lebih jelas lagi. Anda menjual barang atau jasa kepada pelanggan.

“Setiap orang hidup dengan menjual sesuatu.” -Robert Louis Stevenson-

Bagaimana anda bisa belajar menjadi penjual/salesman yang baik? Cara paling efektif, adalah belajar langsung dari salesman terbaik. Dimana anda bisa menemukan salesman terbaik?

Ini pengalaman saya Lanjutkan membaca Salah Satu Salesman Terbaik Ada Di Bawah Hidung Anda

Jika Ingin Didengar Tapi Suara Anda Ngga Sekeras Singa


Jika Anda berada di tengah 1500 orang, bagaimana cara supaya Anda bisa didengar? Berteriak?
Kecuali anda memiliki suara sekeras singa, cara yang paling efektif adalah menggunakan speaker.
Di jaman internet seperti sekarang, ada speaker bentuk lain yang bisa anda gunakan dengan lebih efektif : e-mail. Saya punya satu cerita tentang menggunakan e-mail sebagai speaker.

Tahun 2008. Saya merasakan penolakan terang-terangan. Suatu perusahaan mencari 3 orang yang ahli di bidang ‘Usability, Interaction, & Experience Design’ (jika anda bingung dengan bidang apa ini, jangan peduli dengan term yang digunakan), dan saya dianggap ngga memenuhi syarat oleh direkturnya yang orang Eropa.

Tapi 2 bulan kemudian, Lanjutkan membaca Jika Ingin Didengar Tapi Suara Anda Ngga Sekeras Singa

Ini Adalah Yang Bagus Menurut Mereka, Bukan Menurut Anda

Suatu hari, istri saya memesan baju ke satu penjahit, karena kalo memang bagus, memesan baju ke penjahit bisa jauh lebih murah dari beli di toko-toko di Kuala Lumpur. Kualitas (bisa jadi) lebih bagus, harga lebih murah, dan kita bisa bebas menentukan model yang kita mau.

“Ibu penjahit, ini kancingnya kok ngga sesuai dengan yang saya pesan?” kata istri saya saat baju itu diantar. “Kancing yang Ibu pilih itu jelek, jadi saya ganti kancingnya,” jawab si Ibu penjahit.
“Ibu penjahit, kok warna pitanya merah ya? Saya kan minta coklat,” kata istri saya lagi. Lagi si Ibu penjahit menjawab “Warna coklat jelek, bagusan juga merah.”

Saya cuma tertawa kecil aja mendengar cerita istri saya, karena jadi teringat pengalaman serupa di kantor. Lanjutkan membaca Ini Adalah Yang Bagus Menurut Mereka, Bukan Menurut Anda

Sebaiknya Anda Juara Renang Kalo Membakar Kapal Anda Sendiri.


Bertahun-tahun tinggal di negeri orang, jadi kangen dengan apapun yang berbau Indonesia.

Suatu hari, ada bank besar Indonesia yang membuka cabang di Kuala Lumpur. Istri saya semangat membuka rekening disana, karena rasanya urusan transfer dari dan ke Indonesia bisa lebih mudah, dibanding menggunakan bank lokal Malaysia.
Setelah mengisi form, beberapa minggu kemudian ada telfon dari bank tersebut, supaya istri saya mengambil buku tabungan dan kartu ATM.

Kami menemui Lanjutkan membaca Sebaiknya Anda Juara Renang Kalo Membakar Kapal Anda Sendiri.

Gunakan Indera Ke-Enam Dan Anda Dapat Bonus 2 Detik, Mungkin Juga Uang.


Saat mau membeli train ticket, belum saya mengatakan tujuan, si penjaga udah bilang : “ke Batu Tiga pergi balik?”.
Wow, apa dia punya indera ke-enam? Yg pasti, saya jadi takjub dan happy. Kenapa? Karena saya hemat 2 detik. Kenapa 2 detik penting? Karena lebih dari sekali saya ketinggalan kereta yang sudah berangkat 2 detik sebelumnya.

Bagaimana Anda bisa menggunakan indera ke-enam seperti itu? Anda hanya perlu mengamati lebih.

Misal Anda mencoba menjual Lanjutkan membaca Gunakan Indera Ke-Enam Dan Anda Dapat Bonus 2 Detik, Mungkin Juga Uang.