Menghindari Pusing Karena Kerjaan Yang Menumpuk

Banyak yang sering merasa pusing karena kerjaan yang menumpuk. Pusingnya disebabkan oleh bingung dari mana harus memulai, dan karena ‘perasaan kok banyak banget ya kerjaannya.’ Buat saya, hal itu bisa dihindari dengan memiliki aplikasi ‘To-do List’. Dengan aplikasi ‘To-do List’, kita bisa melihat berapa banyak tugas yang harus kita kerjakan, dan yang paling penting: kita bisa menetapkan prioritas (karena waktu kita sehari hanya 24 jam), dan tidak ada yang terlewat. Intinya adalah memindahkan semua daftar itu dari kepala kita, dan meletakannya di suatu tempat yang bisa dijadikan rujukan sewaktu-waktu. Aplikasi ‘To-do List’ yang baik malah menyediakan fitur seperti menetapkan deadline, atau mengelompokkan beberapa tugas kedalam suatu folder. Jangan menyimpan semua di kepala anda, itu salah satu penyebab utama kita sering pusing dengan kerjaan yang menumpuk dan tidak tahu darimana harus memulai.

Note: Aplikasi To-do list yang saya gunakan adalah Things. Sayangnya ini hanya tersedia di iOS. Jika anda menggunakan Android phone atau BB, silakan coba cari via Google.

Lebih Dekat Bersama Keluarga Dengan Teknologi

Teknologi bisa memiliki efek negatif dan positif. Beberapa mengatakan teknologi mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat. Menjauhkan yang dekat, misalnya dalam keluarga, masing-masing anggota keluarga sibuk dengan gadgetnya masing-masing, dan jadi jarang berkumpul. Kemarin minggu, saya dan istri mencoba menjauhkan anak-anak dari gadgetnya masing-masing, dan membuat suatu film singkat menggunakan aplikasi iMovie di iPad. Filmnya sungguh singkat, hanya sekitar satu menit, tapi pembuatannya hampir memakan waktu tiga jam. Dan dalam waktu tiga jam itu, kami benar-benar ‘having fun’, bertambah dekat, dan tiba-tiba menjadi kreatif dengan ide-ide lucu. Anda mesti mencobanya bersama keluarga atau teman-teman. Ini film singkat kami, tentang Super Family, Enjoy!

Bukan Hanya Bahagia Membuat Anda Tersenyum, Tersenyum Juga Bisa Membuat Anda Bahagia

Emosi menular, dan seringkali kita terpengaruh dengan emosi yang ada disekitar kita. Contohnya bayi. Walaupun bayi belum bisa mengerti pembicaraan, tapi jika ada orang yang bicara dengan nada tinggi di dekat bayi, biasaya bayi ikut menangis. Mood terbentuk karena emosi, dan dia bisa bertahan sampai dua hari. Untuk membuat mood yang baik, kita memilih emosi yang baik. Salah satu cara untuk memilih emosi yang baik adalah melihat video yang membuat kita tersenyum. Jika otot wajah kita menunjukkan senyum, emosi kita akan menjadi bahagia. Otot wajah dan emosi saling terhubung. Jika anda tertarik membaca lebih lanjut tentang penelitian bahwa otot wajah dan emosi saling terhubung, silakan Google “The effects of BOTOX injections on emotional experience” oleh Joshua Davis.

Bicara tentang melihat video yang membuat kita tersenyum, saya terinspirasi oleh game dan acara TV kegemaran anak-anak saya: Little Bus Tayo. Lagunya pun membuat saya tersenyum.

Kebahagiaan 30 Menit

Hampir setiap kali saya hendak berangkat kerja, anak-anak selalu menunjukkan protes dengan caranya masing-masing. Ada yang cemberut, ada yang minta gendong dan ngga mau turun, ada yang membuang muka karena sedih. Mereka punya harapan yang mirip: “Coba Bapak ngga usah kerja…” Beberapa orang mungkin bereaksi “Ya ngga mungkin dong, nanti kita ngga makan, terus biaya sekolah gimana, terus…” Tapi sebenarnya, yang mereka harapkan hanyalah waktu bersama yang berkualitas, meskipun hanya 30 menit setiap harinya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan, adalah dengan aktifitas yang disebut ‘Knowing Me, Knowing You.’ Idenya sederhana aja: semua anggota keluarga berkumpul, kemudian masing-masing secara bergantian memberi pertanyaan ke anggota keluarga yang lain. Pertanyaan yang diajukan menjadi kunci untuk sesi yang penuh tawa, kehangatan, dan komunikasi yang mengalir dengan spontan.

Berikut beberapa contoh pertanyaan yang menarik:

  • Jika terjadi kebakaran, dan anda harus memilih satu barang, barang apa yang akan anda bawa?
  • Jika anda bisa memelihara satu hewan liar, hewan apakah itu, dan kenapa?
  • Jika anda memiliki 3 harapan yang bisa terkabul, apakah itu? (Anda tidak boleh meminta uang atau tambahan harapan)
  • Menurutmu, apa yang bakal terjadi jika tidak ada listrik di dunia ini?
  • Apa yang membuat Anda bahagia?

Pekerjaan dan kesibukan selalu ada, dan hal berikutnya yang kita tau, anak-anak sudah tumbuh besar dan menjadi dewasa. Warisan berupa harta bisa habis dan hilang ditelan masa, tapi kenangan bahagia, meskipun hanya 30 menit, akan membuat hati mereka tersenyum selamanya.

Cara Untuk Bisa Lebih Bahagia Dalam Hidup: Setiap Momen Itu Spesial

Sabtu lalu saya dan keluarga pergi ke salah satu mall di selatan Singapore. Di lantai atas, seperti banyak mall-mall lain di Singapore, ada playground anak-anak. Saat melewati pintu keluar yang menuju playground, anak perempuan saya sedikit merengek untuk bisa main di playground tersebut, tapi karena tujuan awal bukan untuk bermain di playground, reaksi awal saya adalah berkata “Kalo mau maen di playground, ya dirumah aja.” Wajahnya terlihat kecewa ketika saya mengisyaratkan ‘tidak’, dan dia hanya bisa memandang melalui kaca saat kami berjalan menjauh dari playground tersebut.

Mendekati malam, istri saya ingin melihat-lihat beberapa toko, dan biasanya anak-anak sering ngga sabar kalo diajak ke toko ibu-ibu, akhirnya saya berkata “Anak-anak maen di playground aja, sambil nunggu ibunya.”
Betapa bahagianya muka anak-anak saat dibawa ke playground. Mata mereka berbinar-binar, secepat kilat langsung bergabung dengan anak-anak lain yang ada di tempat tersebut. Mereka lari, meluncur, tertawa dengan lepas. Yang terlintas di pikiran saya adalah “Heboh amat sih anak-anak.”
Saya duduk di dekat mereka bermain, dan teringat kata-kata saya sebelumnya: “Kalo mau maen di playground, ya dirumah aja,” yang dengan kata lain ingin mengatakan Lanjutkan membaca Cara Untuk Bisa Lebih Bahagia Dalam Hidup: Setiap Momen Itu Spesial

Cara Terbaik Untuk Berbicara Dengan Orang Stress

Ada yang bertanya “Bagaimana berbicara dengan orang stress?”
Saat saya tanya apa tujuannya, kawan itu menjawab “Untuk membantunya menghilangkan stress.”

Kebetulan saya sedang membaca bukunya John Gray yang berjudul “Men Are From Mars, Women are From Venus.”
Buku itu membicarakan tentang bagaimana memperbaiki komunikasi, dan menjabarkan tentang perbedaan cara komunikasi antara pria dan wanita.
Bicara tentang stress, atau cara menangani stress, masing-masing pria dan wanita memiliki cara yang berbeda.
Pria cenderung lebih suka ‘pergi ke gua’, menyendiri, sampai dia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Sedangkan wanita lebih suka curhat kepada orang lain. Lanjutkan membaca Cara Terbaik Untuk Berbicara Dengan Orang Stress

Hati-Hati Dengan Orang Tipe Saudara Sekampung

“Tenang aja, percaya deh sama saya.”
Kalimat itu saya denger paling ngga dua kali dalam satu tahun ini, dan dua-duanya membawa pengalaman yang kurang menyenangkan.

Yang pertama, saat saya akan menyewa flat di Singapore. Lingkungan rumahnya nyaman, ukurannya cocok, pokoknya semua pas. Hanya ada satu kurangnya: ada sedikit bocor di ruang dapur.
Saat wajah saya dan istri terlihat agak ragu, agen rumah dan menantu pemilik rumahnya mengatakan “Tenang aja, bocor seperti ini paling dua bulan beres, percaya deh sama saya.”
Sekarang, hampir satu tahun saya menyewa flat itu, kebocorannya belum juga diperbaiki.

Yang kedua, saat saya akan pindah kerja. Negosiasi gaji berjalan kurang mulus, karena gaji yang ditawarkan kurang dari yang saya minta. Tapi headhunternya mengatakan “Tenang aja, dalam 3 bulan, begitu lulus percobaan, gajinya bakal sesuai dengan yang diminta, sekarang terima aja dulu penawarannya, percaya deh sama saya.”
Setelah lulus percobaan tiga bulan, gaji saya ngga mengalami kenaikan sedikitpun.

Alami hal itu beberapa kali, dan pandangan Anda terhadap indahnya hidup bisa jadi akan berkurang.

Jangan percaya kepada orang yang mengatakan bahwa dia jujur, dan jangan pernah percaya kepada keramahan yang berlebihan. -Peribahasa Cina

Apa kesalahan saya? Percaya kepada orang lain? Lanjutkan membaca Hati-Hati Dengan Orang Tipe Saudara Sekampung