Masih Ada Tempat Di Neverland


Di tengah kesibukan kerja yang benar-benar menyita waktu, salah satu hiburan saya adalah nonton Cable TV bersama istri tercinta. Malam itu ada film Peter Pan di HBO. Apa Anda pernah nonton film atau baca buku ‘Peter Pan’? Bukan band Peterpan ya.
Peter Pan itu cerita keluaran Disney, tentang petualangan sekumpulan anak-anak melawan segerombolan perompak (Kapten Hook dan anak buahnya) di negeri Neverland (dan ini bukan Neverland milik Michael Jackson).

Salah satu hal yang menarik adalah Peter Pan dan anak-anak lainnya, mereka tidak tumbuh tua, mereka Lanjutkan membaca Masih Ada Tempat Di Neverland

Rasanya Saya Bisa Jadi Indonesian Idol


Inget jaman saya SMP . Saat itu ujian praktek vokal untuk kenaikan kelas, dan saya masih belum sadar bahwa suara saya udah berubah (karena akil balik).
Baru baris pertama menyanyikan “Indonesia Raya”, guru penguji udah senyum-senyum bahkan ada yang kelepasan ketawa.
Bisa Anda tebak selanjutnya? Saya ‘mogok’ nyanyi setelah itu. Padahal dari kecil, kabarnya saya selalu menyanyi “Aku seorang Kapiten” kalo ada acara ulang tahun. Ulang tahun siapapun.

Akhirnya, ’suara emas’ yang ada ngga pernah terlatih, dan saya pun jadi ngga bisa nyanyi. Sumbang. Fals. Kalo kata Trie Utami : “Kurang atau buruk dalam Pitch Control.”
Mau dipaksa bagaimanapun, saya anti nyanyi. Dari mulai acara karaoke bareng keluarga, tetangga, bahkan acara kantor pun terpaksa (maksudnya : dengan senang hati) saya hindari.

Sampai 3 tahun lalu.
3 tahun lalu, Lanjutkan membaca Rasanya Saya Bisa Jadi Indonesian Idol

Gunakan Indera Ke-Enam Dan Anda Dapat Bonus 2 Detik, Mungkin Juga Uang.


Saat mau membeli train ticket, belum saya mengatakan tujuan, si penjaga udah bilang : “ke Batu Tiga pergi balik?”.
Wow, apa dia punya indera ke-enam? Yg pasti, saya jadi takjub dan happy. Kenapa? Karena saya hemat 2 detik. Kenapa 2 detik penting? Karena lebih dari sekali saya ketinggalan kereta yang sudah berangkat 2 detik sebelumnya.

Bagaimana Anda bisa menggunakan indera ke-enam seperti itu? Anda hanya perlu mengamati lebih.

Misal Anda mencoba menjual Lanjutkan membaca Gunakan Indera Ke-Enam Dan Anda Dapat Bonus 2 Detik, Mungkin Juga Uang.

Penghargaan (Award) Untuk Orang Paling Capek Di Dunia


Kalo ada penghargaan (award) untuk “Orang Paling Capek di Dunia”, ngga kebayang betapa banyak orang yang mencalonkan diri atau malah berebut untuk mendapatkannya.

“Saya capek kerja,ngga liat apa saya kerja dari Senin sampai Jum’at, jam 8 sampai 8 lagi?”.
“Saya capek mengurus semua urusan rumah.”
“Bapak terlalu capek, nak. Coba ajak abangmu maen.”
“Capek abis kuliah, Bu. Minta tolong pembantu aja dong.”
“Saya capek, semua urusan kantor dilimpahkan ke saya, seakan-akan saya manusia super.” (Hey, kalo kita dianggep manusia super, itu hebat bukan? Artinya kita penting untuk perusahaan, paling ngga itu pendapat saya pribadi). Lanjutkan membaca Penghargaan (Award) Untuk Orang Paling Capek Di Dunia

Teruslah Menatap Ke Langit, dan Yang Akan Anda Dapatkan Adalah Sakit Gigi.


“Wah, saya masih jauh dari sukses, kalo lihat yang lainnya, saya sih jauh tertinggal..”. Omongan salah satu teman saya itu membuat saya bertanya-tanya dalam hati : “Ini ikut menyindir saya, atau saya merasa ge-er dikategorikan sukses oleh teman saya tersebut?”

Saya ngga tau apa patokan teman saya tersebut dalam mengkategorikan sukses, tapi saya jawab :

“Yang paling penting, bukan sukses kita dibanding sukses orang lain, tapi yang lebih penting adalah sukses kita dibanding sukses kita sendiri. Kalo hari ini kita lebih baik dari kemarin, kita bisa dibilang sukses”

“Bener juga..”, kata teman saya.
Bener juga? Bener 1000%. Titik.

Apa berarti sukses orang lain Lanjutkan membaca Teruslah Menatap Ke Langit, dan Yang Akan Anda Dapatkan Adalah Sakit Gigi.

Kalo 2500, Boleh Pake Teh Manis Ngga?


Chatting dengan eks-kolega waktu di Indonesia, jadi inget istilah Manager 2500.
Waktu itu saya join dengan start-up company (hanya 4-5 orang staff), biasa namanya juga start-up, banyak mimpi-mimpi dan janji-janji muluk dari para pendirinya. Join dengan perusahaan start-up ini termasuk keputusan besar, karena saya resign dari pekerjaan yang udah stabil di perusahaan lain.

Ditunjuklah saya (karena ngga ada orang lain lagi kali ya) menjadi seorang Manager.
Hebat ya? Ngga. Jangan bayangin manager di perusahaan Indonesia yang besar, atau bahkan perusahaan multinasional. Ini perusahaan start-up. Lanjutkan membaca Kalo 2500, Boleh Pake Teh Manis Ngga?

Maaf, Saya Ngga Punya Yang 1% Itu…


Saya udah lama ngga pernah nulis note, tapi seminggu ini kok rasanya begitu kepingin menuangkan uneg-uneg tentang 1% itu.

Entah kenapa, dalam seminggu ini saya ketemu (baik via internet atau kehidupan nyata) dengan beberapa orang yang mengadaptasi kata-katanya Thomas A.Edison yang kurang lebih

“Sukses itu 1% bakat dan 99% kerja keras”

Orang-orang yang saya temui itu, mengaitkan beberapa kegagalan yang mereka dapat, dengan bilang “maaf, saya ngga punya yang 1% itu”.

Hmmm…saya kok ngga sreg ya dengan pernyataan itu. Bukan merasa sok Lanjutkan membaca Maaf, Saya Ngga Punya Yang 1% Itu…