Lebih Baik Diam

Ada dua saat yang berbahaya untuk kita banyak bicara: Saat senang, dan saat marah. Saat senang kita cenderung mengumbar janji. Saat marah, kita cenderung menyakiti orang lain.

Dengan janji, kita menyedot harapan dari orang lain. Kita bawa energi harapan ini bersama kita, dan idealnya, saat kita menepati janji, energi ini kita kembalikan kepada orang yang kita beri janji. Saat janji tidak ditepati, energi orang tersebut tidak seimbang, akhirnya muncul perasaan negatif karena janji yang tidak ditepati. Saat yang paling buruk untuk memberi janji adalah saat anda dalam keadaan senang. Lebih baik diam.

Saat marah, kebanyakan orang sudah tidak bisa berpikir lurus lagi. Dalam kondisi ekstrim, beberapa orang bahkan bisa sampai menyakiti fisik orang lain. Jangan menyambut undangan untuk berkata terlalu banyak saat marah. Dalam kondisi panas, layaknya api, cara yang terbaik adalah bertemu dengan air. Basuh tangan, mulut, hidung, lengan, muka, kepala, kuping, dan kaki anda. Lebih baik diam.

Iklan

Hati-Hati Dengan Orang Tipe Saudara Sekampung

“Tenang aja, percaya deh sama saya.”
Kalimat itu saya denger paling ngga dua kali dalam satu tahun ini, dan dua-duanya membawa pengalaman yang kurang menyenangkan.

Yang pertama, saat saya akan menyewa flat di Singapore. Lingkungan rumahnya nyaman, ukurannya cocok, pokoknya semua pas. Hanya ada satu kurangnya: ada sedikit bocor di ruang dapur.
Saat wajah saya dan istri terlihat agak ragu, agen rumah dan menantu pemilik rumahnya mengatakan “Tenang aja, bocor seperti ini paling dua bulan beres, percaya deh sama saya.”
Sekarang, hampir satu tahun saya menyewa flat itu, kebocorannya belum juga diperbaiki.

Yang kedua, saat saya akan pindah kerja. Negosiasi gaji berjalan kurang mulus, karena gaji yang ditawarkan kurang dari yang saya minta. Tapi headhunternya mengatakan “Tenang aja, dalam 3 bulan, begitu lulus percobaan, gajinya bakal sesuai dengan yang diminta, sekarang terima aja dulu penawarannya, percaya deh sama saya.”
Setelah lulus percobaan tiga bulan, gaji saya ngga mengalami kenaikan sedikitpun.

Alami hal itu beberapa kali, dan pandangan Anda terhadap indahnya hidup bisa jadi akan berkurang.

Jangan percaya kepada orang yang mengatakan bahwa dia jujur, dan jangan pernah percaya kepada keramahan yang berlebihan. -Peribahasa Cina

Apa kesalahan saya? Percaya kepada orang lain? Lanjutkan membaca Hati-Hati Dengan Orang Tipe Saudara Sekampung